Untuk seseorang yang memilih pergi

435 views

Sebuah ungakapan cinta romantis bersambung yang coba saya tuliskan, karna saya adalah penyuka kata kata

Untuk seseorang yang memilih pergi

Jika pergi dapat terjadi tiba-tiba, kenapa kita tak mampu menghadapinya dengan tiba-tiba pula

 

Dalam seri SEBUAH USAHA MELEPASKAN ” PART 11 “

 

Untuk kamu yang aku inginkan, meski hanya sebatas teman.

Terkadang keadaan memaksaku untuk menerima, bukan sebab tak mau berusaha. Melainkan itulah cara terbaik mendamaikan hati saat seseorang pelan-pelan menaruh benih benci. Ia sering kali hidup ketika sekuat tenaga menata ulang harapan, pada akhirnya terpaksa menyingkir dengan hancur perasaan. Dan kamu menjadi satu-satunya orang yang pantas di salahkan. Namun aku tak sejahat itu pada orang yang pernah mengisi datangnya rindu, sebab aku belajar banyak hal dari kamu. Bahwa rasa sayang tidak selamanya akan mendapat balasan rasa sayang pula, terkadang harus mendapati luka-luka dan air menetes di sudut mata. Bagiku, semua memang terlanjur terjadi, tidak ada alasan untuk tak bangkit lagi. Meskipun tetap saja kamu yang hadir dalam mimpi-mimpi, bukan berarti aku tak bisa hidup sendiri. Aku merelakanmu, menjadi seseorang yang harus mencintaimu dalam diamku, lalu aku juga seorang diri membunuh sisa-sisa rindu.

 

Terus mengharapmu tak membuatku merasa lebih baik.

Untuk kamu yang aku inginkan, meski sekarang hanya sebatas teman. Jika membiarkanmu merupakan tanggung jawabku, dengan senang hati menerima semua itu. Dengan senang yang selalu aku sembunyikan, dengan wajah-wajah bohong yang coba aku perlihatkan. Mengenalmu banyak mengajarkan banyak hal, terutama dan masih aku ingat adalah ketika aku harus tersenyum lepas pada perasaan yang akhirnya kandas. Berulang kali bibirku terpaksa mengambang hanya agar aku terlihat tegar pada rasa yang perlahan memudar. Tanpa aku sadari merelakanmu sungguh menyita waktuku untuk lebih banyak berbohong. Di hadapan teman-temanku, orang-orang yang menyemangatiku, serta pada impian-impian dahulu. Entah berapa banyak waktu terbuang hanya untuk membuka lebar-lebar mata, meyakinkan diriku untuk bisa menerima kecewa. Hal-hal itu menghambatku untuk melanjutkan hidup saat hati di buat kalang kabut. Sedangkan kamu di sana merasa baik-baik saja, aku tak melihat adanya sesal dari rasa yang kau buang paksa. Sesekali aku mendengarmu sedang berdua dengannya. Inilah momen terburuk sepanjang aku mengenalmu, ternyata begitu banyak dusta yang aku ucap sebab cemburu.

 

Semoga nanti kau tak mendapati bagaimana rasanya bertahan sendirian bertemu dengan kisah yang selesai namun hati tak ingin usai

 

Untuk kamu yang aku inginkan, meski hanya sebatas teman. Berbahagialah selalu, semoga kamu tak mendapat patah sebagaimana impianku yang kau rubah, kamu buat alur sendiri padahal kamu tahu aku tak sekuat itu melalui. Kita terlalu rapuh semenjak hati di beri hal yang tak di inginkan, sesuatu yang pada akhirnya mencabik-cabik perasaan. Dan aku akhirnya paham, kamu terlambat mencabut hati yang sudah tumbuh untuk dirimu seorang. Sebab, semakin lama kamu biarkan ia tumbuh, semakin ia akan merasa butuh, lalu saat kamu tak mampu menyiraminya, ia akan terjatuh sedalam-dalamnya luka. Terperangkap dan hanya mempunyai sedikit sisa tenaga. Atau memang aku yang tak seharusnya mencintaimu, sebab yang datang sekarang hanya pilu dan rindu menjelma menjadi satu.

 

Luka dari luka bisa saja di dapat ketika seseorang membuang paksa, sebab semanjak dia memutuskan pergi, banyak doa-doa yang lebih kepada ( mengharapkan) datang karma

 

Untuk kamu yang inginkan, meski hanya sebatas teman. Ketahui, bahwa hidup tak selamanya membawamu pada hal-hal bahagia, perihal cinta yang telah kamu perjuangkan untuk dia, bisa saja menjadi sesuatu sumber luka dari segala luka. Hidup akan terus berputar, bukan tidak mungkin kamu akan merasa menyesal sebab kisah yang kau buang sekarang. Seseorang yang terlalu jujur dan memilih jatuh kepadamu saja, suatu saat kamu pasti akan merindukannya. Seberapa dalam rasa yang coba kamu paksakan untuk hilang, suatu saat akan menjadi kenangan yang kau inginkan untuk pulang. Dan kamu seharusnya mengerti, tidak semua yang benar-benar peduli lalu di pandang sebelah mata, akan selamanya bisa bertahan dengan angan saja, tak selamanya akan tetap melihatmu penuh dengan asmara. Nanti, saat lelah, saat jenuh, dan saat benar-benar rapuh menunggumu untuk datang, ia akan pergi tanpa ingat untuk pulang. Saat itu kamu sadar, jika pada akhirnya rasa serta cinta yang kamu buang di hari lalu, benar-benar pemilik dari semua rindumu. Kamu terlambat, sebab bukan hanya aku saja yang bisa tertinggal untuk sadar bahwa kamu beranjak pergi, kamu juga akan tahu bahwa cinta yang kau buang saat ini, sudah ada orang lain yang memiliki suatu hari nanti. Tanpa pernah ingin menatap wajahmu lebih lama lagi.

 

Oleh gendoon.
26 Jan 2018. Selangor, Malaysia.
Dalam seri sebuah usaha melepaskan “ part 11“
Kunjungi juga halaman facebook atau fans page di kata-kata@gendon93

Cinta Kata kata pergi romantis ungkapan

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

  1. author
    Asu kampret6 bulan agoBalas

    Sedih vrooohjj

    • author
      Gendon (Penulis)6 bulan agoBalas

      Hapus air mata bang..😂😂

Tinggalkan pesan