Ungkapan hati saat memutuskan hubungan

168 views
Please Share

Saatnya aku berkata? Jujur terhadap perasaanku sendiri, jujur mengungkapkan bahwa tidak ada lagi alasan untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan yang penuh rasa curiga.

Ku Lepaskan semua. Karna waktu itu telah datang tanpa memberikan kesempatan untuk berpikir dua kali, berpikir bagaimana caranya untuk bisa merangkak naik dari lubang dalam, lubang pemisah. Ada pertemuan, ada perpisahan, itulah ungkapan lama yang memang benar adanya, sesuai dengan kondisi yang terjadi saat ini. Kini aku mengetahui bahwa CINTA TAK BISA DIPAKSAKAN memang kenyataan, Cinta ini akan tersimpan dalam hati, sayangnya hati tidaklah seperti mulut yang bisa berbicara, hati hanya mampu menyebut. Ya, menyebut namamu, sangat tidak mungkin kamu mendengarnya, mustahil.

putus hubungan cinta

Kita Putus

Sekian lama menjalin hubungan, pastilah ada yang namanya kebosanan. Aku tahu, mengerti dan paham bahwa ada perasaan yang tertahan. Perasaan yang berubah seiring waktu yang bergulir. Tidak seperti yang dulu. Entah bagaimana hal itu dapat terjadi, mungkin saja ada kesombongan dalam diri atau tergoda oleh wajah-wajah yang lebih menjanjikan. Itulah prasangka buruk yang terlontarkan untukmu.

Saat ini aku memutuskan untuk membulatkan tekad agar bisa mundur teratur dalam keadaan panas ini, terus menguatkan hati mendoakan dirimu semoga saja mendapatkan kebahagiaan yang tidak sempat aku berikan.

Mengakhiri hubungan ini adalah murni keputusanku, aku berpikir inilah saat yang tepat untuk berlari, lalu bersembunyi dari kenyataan yang mengecewakan tanpa adanya keinginan untuk kembali lagi, agar hati sanggup menerima kejujuran dari perasaanmu, dan yang lebih penting adalah terhindar oleh luka yang sama, dengan orang yang sama pula.

Jikalau waktu mau berbaik hati dan mempertemukan kita dengan status masing-masing, aku harap sedikit pun tak ada penyesalan dan dendam yang tersimpan atas sikap yang sepihak, ikhlaskan aku mengambil jalan itu. Jangan di ungkit-ungkit lagi.

Kebahagiaan yang terukir dulu adalah masa lalu, semua kenangan tentang hal itu adalah masa lalu, jadilah seorang yang menikmati kehidupan masa kini, bukan penikmat kehidupan masa silam.

Cinta Curhatan Galau Gendoon Kehidupan Mantan masa lalu merana Paterpan Putus sedih

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

  1. author
    Rahmat5 bulan agoBalas

    Bagus gan artikelnya. Kunjungi juga http://www.bikinsendirisaja.com

    • author
      Gendon (Penulis)5 bulan agoBalas

      terimakasih sudah mampir.

      Oke, meluncur ke TKP

Tinggalkan pesan