Terlena karna cinta

246 views

Sebuah ungkapan bersambung tentang cinta yang terkadang membutakan mata dan membuat terlena

Cinta dan terlena

 

Kita yang pernah sama-sama terlena.

Kita yang pernah mencoba menjatuhkan perasaan terlalu dalam kepada pasangan, sama-sama percaya jika yang kita lakukan akan mendapat kebahagiaan. Juga, mempercayai satu sama lain, supaya semuanya berakhir seperti yang kita ingin. Hari itu, di mana kita berdua sama-sama menjaga hati masing-masing lalu terlena dengan cinta, dengan janji-janji yang kita sebut setia. Itulah hal yang membawaku begitu percaya padamu, mungkin kamu adalah perempuan yang menjadi jodohku. Hingga tak terasa terlena telah jauh merasuk dalam hatiku. Dalam setiap detak-detak jantung dan langkah kaki, kupikir hanya kamu orang yang tepat untuk menjadi pilihan hati.

 

Namun, di saat semua baik-baik saja atau mungkin aku yang merasa baik dengan hubungan yang kita jaga, kamu berulah dan berubah. Lena-lena yang dulu begitu manja, kamu ubah menjadi luka-luka sesak di dada. Lena-lena itu menjadikan diriku terpaku dengan ulahmu yang ingin menjauhi, sementara aku berusaha mendekati. Ternyata di balik lena yang kita temukan ada banyak kelukaan yang memenuhi ruang pedih di ingatan. Kini bukan lagi lena yang membahagiakan, bukan lagi sebuah perasaan cinta yang terlalu dalam, hanya sebuah ungkapan sakit hati yang tak bisa di jelaskan, sebab hanya aku saja yang merasakan. Sedangkan kamu, dengan membuatku terlena, kau pilih menjadi penghianat cinta. Juga, seorang yang dusta.

 

Kamu yang hanya memberi luka setelah kita sama-sama terlena, tidak akan pernah tahu betapa dalam sakit yang menusuk dada. Tidak akan pernah mengerti apa akibat dari cinta yang memilih ada, memilih kamu saja. Namun kamu berlalu dengan menggores luka. Kamu tidak akan tahu itu, tidak akan paham jika seseorang sudah terlalu nyaman denganmu, sudah terlena dengan kebahagiaan, lalu di buat berantakan.

 

Harusnya, kamu tidak mengajakku bersama-sama terlena jika pada kenyataannya pergi begitu saja. Seharusnya kamu tidak membawaku kedalam imajinasimu perihal bahagia, jika kamu hanya ingin menetap sementara, sedangkan aku ingin berlama-lama dan selamanya. Seharusnya, kamu tidak memberi harapan kepada seseorang yang terlalu dalam dengan perasaan, jika kamu hanya ingin main-main dengan menjadikan kenangan.

 

Kelak, kamu akan menemukan bagian sulit perihal asmara yang akan kamu jalani, di mana kamu akan menjadi seperti diriku yang patah hati. Kamu akan berada di posisi ini. Di dalam keadaan yang kamu buat kepada dirku, akan kembali jua pada dirimu. Atau mungkin saja lebih buruk dari pada itu. Bukannya aku mendoakan agar karma itu datang. Aku bukanlah seorang yang punya sifat dendam. Hanya saja supaya kamu lebih berhati-hati ketika mengajak orang lain masuk kedalam duniamu, sedangkan kamu tidak benar-benar serius dalam hubungan itu.
Nanti, di saat lelah dalam hening malam yang selalu datang, semoga kamu tersadar dengan sikapmu yang terlalu jauh melangkah dan tak ingat jalan pulang. Semoga kamu tak menemukan seseorang yang akan mematahkan. Hatimu, cinta yang kamu buang di hari lalu dengan mengabaikanku.

Oleh gendoon. 16 FEB 2018.
Selangor,Malaysia.
Part 26

Cinta membutakan mata Terlena Ungkapan bersambung

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan