Surat Untuk Istriku

98 views
Please Share

Selamat malam sobat, bertemu lagi dengan saya. Hari ini saya akan memposting artikel tentang seorang suami yang menulis surat untuk istrinya. Surat ini saya buat setelah saya melihat film pendek karya desbie.com dan kawan-kawannya. Jangan salah paham dulu ya, takutnya ada yang mengira bahwa postingan saya ini untuk istriku. Haha, belum nikah saya. Kalau ada perempuan yang jomblo, silakan tinggalkan nomer hp di komentar..wkwkwk Langsung saja gan. Dibaca dan dicermati.

Semua keluh kesahmu tak akan berguna istriku, walaupun dirimu melakukan itu sampai 100x pun tak akan merubah keadaan kita, yang hanya justru membuat beban ini semakin berat. Aku mengerti akan kebingunganmu ketika melihat dapur kita seperti lahan kosong, aku paham akan hal itu. Sabar, itulah kata yang tepat untuk kita saat ini, tetaplah bersyukur walaupun kehidupan rumah tangga ini jauh dari kata layak.

Tenanglah istriku, Jangan engkau merasa kurang dengan Nikmat Allah yang telah kita rasakan ini, coba berfikirlah sejenak bahwasanya diluar sana masih banyak orang-orang yang hidupnya lebih mengerikan dari pada kita. Aku ingin engkau tetap disini membangun sebuah keharmonisan rumah tangga serta memberikan yang terbaik untuk anak kita yang kian bertumbuh dewasa.

Istriku, Janganlah engkau mencoba berpaling dari keadaan ini walau sedetikpun, karna waktu seditik saja sudah cukup untuk membuatmu menyimpang dari jalur yang selama ini telah dengan susah payah kita lewati.

Sayang, maafkan aku. Sebagai laki-laki seharusnya aku bisa memberikan lebih untuk dirimu. Dalam hal duniawi, aku sadar bahwa diri ini masih sangat sulit untuk ikut bersaing, tetapi jika masalah hati dan Cinta, maka aku akan menjadi pria terdepan, aku hanya berharap pada imanmu, pada ketabahan hatimu, pada keikhlasanmu dalam menjalani kehidupan yang kian hari kian tak bersahabat lagi.

Istriku, aku berterimakasih engkau telah menemaniku selama ini, terimakasih karna tetap berada dalam ikatan yang sah denganku, terimakasih karna masih setia menghantarkan makanan sederhana untukku, walaupun aku sempat terkejut ketika melihatnya, namun aku sadar bahwa itu bukanlah kesalahanmu, melainkan karna ketidakmampuanku untuk menyediakan hal-hal pokok untukmu.

Terimakasih sayang, aku berjanji akan membuat kehidupan kita ini lebih layak. Janjiku ini pasti akan aku tepati, yakinlah. Jika hari ini aku mendapatkan 10000, maka esok aku pastikan akan membawa pulang 15000. Begitulah seterusnya hingga aku melihat senyum puas dalam wajah yang terbungkus kemiskinan. Sebenarnya masih banyak yang ingin aku ceritakan lagi, namun aku takut hal ini akan membuatmu kian bersedih.
Maaf sayang. Maafkan diriku.

Danang. 25/12/17

Cobaan Galau Gendoon istri Kehidupan Manusia merana pasangan sabar Surat

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

  1. author
    IdaSelfia5 bulan agoBalas

    Suka…

Tinggalkan pesan