Senja dan kita yang terluka

299 views

Senja yang manja.

Senja dan kita yang terluka

Senja dan kita yang terluka

Belajar menikmati kembali sebuah ketenangan yang dulu begitu menenangkan. Saat-saat kau masih lah seseorang yang kukenal begitu baik, begitu menyenangkan serta memulihlah segala sendu yang hinggap tak kenal waktu.
Ini adalah senja yang kita punya, sebuah waktu perekat jalinan rindu yang kini bertabur pilu. Kau dan aku begitu hebat saat menghabiskan senja. Bukan senja yang manja, atau kita yang teristimewa. Namun, senja adalah kita. Yang indah, elok dan rupawan namun hanya sesaat. Saat senja berangsur menjadi hitam malam, kita juga mulai belajar melepaskan. Namun senja selalu kembali, kau tak pernah ada di sini. Senja selalu pulang, kini kau selalu hilang.

 

Kita adalah penikmat senja bersama. Bermain buih-buih, menghadang angin-angin dingin. Menyaksikan kuasa Tuhan yang begitu menentramkan. Kita yang tak hanya saling merekat hati, merekat segala senyum untuk di wujudkan nanti. Kau dan aku sama-sama punya keinginan yang lebih dari pada itu, saling membahagiakan hingga kelak, hingga malam berganti dingin, panas berubah senja yang menghipnotis mata, punya hamparan harapan luas seluas samudra yang tenang dengan cinta

Senja dan kita yang terluka

Senja dan kita yang terluka

Namun, sama hal nya dengan senja yang sementara, kita terlampau sayang hingga tidak tahu bagaimana caranya memperjuangkan. Kau yang terlalu mengharap, sedangkan kau tak paham jika harapan tak selamanya menyenangkan. Hingga, kau berada dalam fase yang begitu kecewa lalu kemudian meragukan. Aku selalu menjelaskan padamu berulang kali, tapi kau selalu tak pernah ingin mencoba memahami. Barangkali, ini semua hanyalah keinginanmu untuk menjauh, menanggalkan semua rindu yang selalu ingin kurengkuh.

 

Pahamilah, tidak semua yang kita inginkan akan berhasil diwujudkan. Ada kalanya kau dan aku mengalami kendala, dan jika kau tak pernah ingin mencoba lagi, lalu apa yang bisa kulakukan untuk memulangkan segala rasa supaya menetap di hati ini. Hidup ini tidak terdiri atas kau dan aku saja, meski kita punya cinta. Namun terdiri atas berbagai hal bermacam golongan. Jika kau saja yang ingin selalu kunomer satukan, bagaimana aku bisa menghadapi hal-hal yang terkadang sulit di kendalikan. Namun sekarang aku paham. Segala bentuk resah dan keragu-raguanmu hanyalah untuk menjadi hitam yang membutakan mataku. Atau kau hanya senang bermain-main, sedari dulu denganku tak pernah merasa ingin.

 

Suatu waktu jika kau ingat pada senja yang tak lagi manja, pada buih dan angin-angin yang merekatkan kita. Berkunjunglah kembali menemukan bentuk-bentuk perjuangan yang pernah ada. Atau hanya sekedar mengucap salam, mengecup rindu, agar aku juga tak lupa tentangmu. Semoga langkah pergimu tak pernah mengembalikan rasa padaku, sebab menjalin untuk kedua kalinya tidak perlu di lakukan atau memang seharusnya tidak pernah ada meski sekedar mampir di ingatan.

Oleh gendoon.

Kunjungi juga fanspage kami atau halaman facebook di @gendon93

kata kata senja perindu senja Senja

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan