Patah Hati Sebelum Jatuh Cinta

477 views

 

SMAN 1 WAY SERDANG, MESUJI, LAMPUNG

 

kata patah hati sebelum jatuh cinta

SEBELUM ADA KAMU.

Dulu, sebelum kita dipertemukan. Aku pernah menjatuhkan hati kepada seseorang terlalu dalam. Kami pernah sama-sama saling menguatkan, saling memahami dan menjaga semua hal. Lalu tanpa kuduga, ia memutuskan beranjak pergi menyisakan luka-luka. Aku sempat berpikir, apakah jatuh cinta selalu berakhir menyesakan, apakah seseorang yang menjatuhkan hati akan sesering ini dilukai?. Entahlah, bagiku semuanya memang terlanjur pudar, tak mampu lagi untukku tahan.

 

 

Aku pun tak tahu berapa lama waktu yang kuhabiskan untuk membuat semuanya baik-baik saja. Kenangan-kenangan yang pulang, ingatan-ingatan yang sesekali datang, semuanya begitu keras terkepal menjadi kenyataan. Begitu sulit kutolak kehadirannya, hingga suatu ketika kau datang menawarkan cinta. Barangkali inilah kesempatan terbaik yang aku punya. Mencoba lagi mengenal orang lain, mencoba membuka hati untuk hal-hal yang baru. Kemudian tanpa sadar seringkali aku merindakanmu.

Linda novita

 

SETELAH DENGANMU.
Ada begitu banyak perasaan yang menjelma saat kita mau menapaki jalan lain, jalan-jalan yang sebelumnya kau anggap asing. Jalan-jalan yang tak pernah kau duga, jalan untuk melupakan kisah yang pernah ada. Pun begitu dengan kita, setelah denganmu aku mulai merasa nyaman kembali, waktu tidak lagi terasa hampa. Kita menciptakan perasaan demi perasaan. Andai benar seperti ini adalah untuk menyambungkan patah, mungkin aku tidak perlu membunuh rasa kepadamu agar semuanya berakhir indah. Sebab ternyata, kehadiranmu hanya sementara. Semuanya begitu sakit lagi, bahkan rasanya lebih menyedihkan. Itu Karna kau menggantungkan perasaan. Pada akhirnya, cinta yang digantung lebih sakit dari pada cinta yang diputus paksa.

 

Kau hanyalah seseorang yang pandai bermain kata, tanpa tahu arti dari itu semua. Kau hanya seseorang yang senang bermain-main dengan perasaan, tanpa pernah ingin kita saling menyetarakan. Padahal, andai kau tahu, kata ibarat pedang. Ia tajam dan seringkali melukai seseorang. Memang, bukan bagian luar tubuh yang terluka, namun dalamnya begitu hancur dan hanya punya sedikit tenaga. Barangkali kau tak pernah tahu, pergimu adalah hal yang tak pernah aku tunggu.

 

Linda novita

Dalam catatan ini, ada begitu banyak hal yang ingin kutulis tentangmu. Semisal hilang dan tidak ada lagi kabar. Namun, aku tidak punya waktu untuk mengabadikan momen-momen buruk setelah denganmu. Biarkan semuanya menjadi kering kembali, luka-luka yang pernah kau ciptakan, biarkan saja melebur bersama ingatan. Kelak, kau juga harus belajar mengerti, datang lalu pergi bukanlah hal yang baik untuk dipahami. Ada begitu banyak sumpah yang menyertai lalu-lalangmu, petualanganmu perihal cinta. Nanti semua luka akan kembali kepadamu jua. Sebab karma tidak akan pernah ada habisnya.

 

Mulai hari ini kau harus mencemaskan dirimu sendiri. Kau harus berkemas dan bersiap menghadapi banyaknya doa-doa dari deretan hati yang pernah terluka. Kehebatanmu tidak akan pernah diukur dari seberapa banyak kau memiliki hati seseorang lalu kau campakan. Kau hebat jika mampu bersetia dengan satu orang. Perihal perasaan kau bukan apa-apa, Kau hanyalah sampah yang kutemukan diakhir senja.

Oleh gendoon. # Edisi request #

#  pada akhirnya kita hanya perlu paham. Tidak semua yang datang membawa perasaan harus kita jaga. Mungkin, ini salah. Dan mungkin saja ini juga benar. Sebab terkadang tidak semua orang ingin berserius dengan kita, ada kalanya perasaan yang ia bawa adalah semu belaka. Di depan ia bisa menjadi obat patah hati, namun setelah hari-hari berlalu ia bisa saja berubah menjadi duri. Lukanya kecil, tajam menusuk dan membusuk. Kau harus bertemu lagi dengan sedih-sedih dihari lalu, kau kehilangan semangatmu. Namun, ada satu hal yang harus kau pahami, selalu ada jalan untuk bangkit dari patah hati.

cinta yang digantung Patah hati sman 1 way serdang ungkapan request

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan