Memilih bertahan dalam luka atau pergi dengan penyesalan

250 views

( baca dengan hati bro, di resapi )

Sering kali segala sesuatu yang telah diusahakan bahkan diperjuangkan dengan sungguh harus dilepaskan secara paksa. Aku mengusahakan hal-hal yang memang pantas aku perjuangkan, itulah mengapa berkali-kali juga aku meyakinkan hatiku untuk tetap dalam kebersamaan yang telah kita bangun selama ini. Dalam diam karna kebingungan sejujurnya aku masih sangat ingin bersamamu, merajut mimpi-mimpi yang koyak, mengatur kembali rencana-rencana yang berantakan serta menenangkanmu ketika semangatmu dikalahkan.

Kebersamaan yang terlewati selama ini bukanlah hal sepele untuk dilupakan meskipun kebersamaan itu hanyalah lewat pesan, sebab dengan apa yang telah terjadi selama ini, banyak mengajarkan aku tentang bagaimana menjadi orang yang diperjuangkan dan memperjuangkan.

Barangkali yang menjadi ujian terberat dalam hubungan adalah LDR dan pekerjaan. Sering kali harus memendam banyak rindu yang kian bertumpuk, sering kali kesibukan menyita banyak waktu hingga tak sempat mengabari. Sepenuhnya aku menyadari hal itu, itulah mengapa aku menenangkan hatiku dari rasa curiga, cemburu.
aku mempercayai apa yang telah disepakati bersama. Aku mencintaimu di sini. Kamu di sana tetaplah dalam tujuanmu. Kita akan saling menguatkan satu sama lain, selalu mendoakan adalah pilihan tepat ketika jarak menguji kesetiaan dalam bertahan.

Namun, melewati masa demi masa yang panjang segala apa yang telah diusahakan berdua menjadi abu, hilang karna kepercayaan yang meluntur, Kegagalan menyesuaikan diri dengan lingkungan tanpa aku, tanpa kita. Sepenuhnya aku menyadari bahwasanya ini bukanlah semata-mata kesalahanmu, terkadang manusia memang tak pernah lepas dari bisikan-bisikan terkutuk, tak mampu menghadapi rayuan maut, selalu saja menginginkan wajah baru dengan cinta baru.
Namun ketahui lah, bahwa aku di sini masih dengan perasaan yang dulu, masih tetap utuh seperti semula saat kita memilih menjalin cinta. Nama itu tetap ada, tetap hidup, walaupun dengan keputusan sepihak darimu, kamu memilih berjalan sendiri lalu dengan terpaksa menyimpang dari tujuan awal kita.

Saat ini aku tidak memilih untuk mengabaikanmu, menjauhimu. Aku memilih tetap bertahan dengan perasaan yang kamu tinggalkan. Bukannya aku tidak mampu mencari penggantimu, sebenarnya banyak perasaan lain datang kepadaku, hanya saja aku tidak menginginkan hati yang baru, aku bertahan dalam luka, tidak peduli jika itu bisa membunuhku perlahan. Luka dengan sendirinya akan pergi, tetapi penyesalan akan menghantui hidupku di masa depan. Penyesalan itu adalah ketika aku harus menyepakati apa yang menjadi keputusanmu.

Maaf jika sekarang aku memilih diam saja, diamku untuk merenungi apa yang menjadi beban pikiran. Bayang-bayang itu sulit aku bunuh, hanya waktu yang akan menelanmu bersama akhir pahit yang diperoleh dari perjuanganku untuk menemanimu. Aku tak menyesal dengan apa yang aku dapati saat ini, Sebab pengalaman ini membuatku lebih waspada dalam menjatuhkan duniaku, hatiku.
Untukmu yang jauh di sana, terimakasih karna mau menemaniku selama ini, terimakasih untuk kehebohan selama ini. Terimakasih.

Jika nanti kamu telah lelah berpetualang, lihatlah kebelakang, lihatlah aku. Kembalilah, karna aku dengan tabah telah bertahan untukmu, lalu ceritakan segala hal yang kamu lalui tanpa aku. Ceritakanlah.
Untukmu yang jauh di sana, tetaplah menjadi dirimu seutuhnya, tetaplah menjadi seorang yang aku kenal dulu. Tetaplah seperti itu hingga waktu mau berbaik hati lalu mempertemukan kembali, mempertemukan kita. Ya, kita yang sama-sama membuang masa lalu, membuang segala pengalaman pahit dan mencoba membuka hati untuk yang baru. Walaupun akhirnya seperti orang-orang terdahulu yang datang membawa harapan lalu beranjak pergi sebagai kenangan. Aku yakin ada masa kembali, sebab itulah aku menanti.

Aku putuskan untuk BERTAHAN.

Cinta Curhatan Gendoon LDR Putus sedih

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan