Melupakan tanpa harus membenci

907 views
Melupakan tanpa membenci

sebuah usaha melepaskan

sebuah ungkapan romantis bersambung yang coba saya tuliskan. Sebab, saya adalah penyuka kata kata cinta, yang terkadang bikin baper.

 

SEBUAH USAHA MELEPASKAN ” PART 8 “

Meskipun akhirnya berpisah, namun kita pernah menyatu dalam kisah. Dan meskipun kamu telah berlalu, setidaknya aku pernah berjuang untukmu. Kita yang di pisahkan oleh sesuatu yang tidak aku pahami, sesuatu yang tak aku duga sama sekali, pada akhirnya memang hanya satu pihak saja yang tersakiti. Itu aku, dengan segala kenangan-kenangan bersamamu, dengan cinta yang kini di sebut masa lalu. Kamu adalah hal terhebat yang aku dapatkan walaupun hanya sesaat. Jika itu sudah terjadi, aku harus bagaimana lagi? Sedangkan kamu tidak memberi alasan sedikit saja agar aku tetap bisa memeluk cinta. Justru kamu pelan-pelan membunuhku dengan angkuhnya. Kini waktu akan memaksaku untuk sadar, bahwa perasaan yang aku percaya itu nyatanya terasa hambar. Tidak ada sama sekali darimu untuk tetap jatuh cinta, justru membiarkan aku terjatuh sedalam-dalamnya beserta perasaan penuh luka. Dalamnya perasaan tak mungkin kamu bisa merasakan, sebab ia berada di luar kemampuan. Walaupun tidak bisa di ukur, ia juga akan merasa sakit jika kamu memilih memberi pahit dan ia akan bahagia jika kamu memberi setia. Seharusnya kamu sudah mengetahuinya. Dan anehnya, Kamu memberiku sesuatu yang sama sekali tak bisa kupercaya.

 

 

Kita, memang tidak tahu akhir dari hubungan yang di awali saling jatuh cinta, saat yang satu jatuh, harusnya yang satu cinta. Begitupun sebaliknya. Sebab, hubungan tidak akan berjalan jika satu orang saja yang tetap memperjuangkan. Dan aku mengerti, cinta tak seharusnya membuatku untuk mengejar kamu lagi, menggapai masa depan bersama, sebab kamu bukan satu-satunya orang di dunia yang harus aku buat bahagia. Masih banyak hal lain menantiku di depan sana. Dan Aku akan tetap berlalu walaupun pada akhirnya tak bisa bersamamu. Aku akan tetap melanjutkan hidup ini, meskipun kamu pernah mencabut bahagia yang aku miliki. Kenanganmu masih Tertata rapi dalam memori, walaupun kamu tidak menganggapku lagi.

 

    banyak hal hal yang ingin aku gapai, juga mimpi-mimpi yang belum aku temui. Dan masih banyak misteri di depan sana yang menungguku untuk terbuka. Meskipun itu semua tidak denganmu, setidaknya aku pernah merencanakan itu padamu, walaupun dengan paksa aku harus merelakan kisah di hari lalu bersamamu.

 

Hari ini aku masih saja ingat kamu, ingat kita yang pernah saling jatuh cinta, bahkan saat aku mengunjungi tempat-tempat tertentu, aku merasa kamu ada di situ. Menyelinap pelan dalam pikiranku, membisikan impian yang akan kita tuju, dan memunculkan perasaan rindu, membuat kaki ingin segera melangkah ingin bertemu. Seakan aku tak percaya bahwa kita telah menjadi masa lalu. Aku menjadi orang separuh gila, bahkan aku sempat tak tertidur sampai pagi buta. Aku tak tahu harus menyalahkan siapa, aku sempat mengumpatmu sejadi-jadinya. Aku pikir dengan melakukan hal itu bisa mengurangi sesak di dada. Namun, itu tak membantu sama sekali, hanya membuatku semakin lupa diri.

 

Melupakan tanpa harus membenci

Sebuah usaha melepaskan part 8

Cinta itu hal-hal yang rumit.

Kita tahu bahwa tak selamanya yang kita anggap tenang tak bisa menenggelamkan, terkadang hal yang kita anggap istimewa justru itu yang paling membuat luka.
Bagiku cinta terkadang rumit dan membosankan. Saat kita masih senang-senangnya jatuh cinta, tiba-tiba kita di tinggal pergi begitu saja. Seseorang yang di inginkan dengan sangat, justru membuat kita kehilangan semangat. Itu kan rumit. Kita tak bisa menebak akhirnya, walaupun kita sudah berjalan dengan sebenarnya, walaupun kita tetap saling percaya. Namun hasil akhir terkadang tak sesuai dengan yang kita duga. Ada saja salah satu pihak yang merasa bosan, jenuh dan lelah dalam hubungan, dan di lain pihak hati merasa tertekan. Lalu pelan-pelan keretakan terjadi dalam hubungan. Itulah mengapa aku dulu selalu tak menginginkan ada hari yang salah, ada kata yang membuat kita semakin lemah. Aku juga tidak ingin kita menunda-nunda menyelesaikan masalah. Sebab, hal yang salah tetaplah salah jika di biarkan tanpa pernah saling membuka pikiran. Jika terjadi dalam kurun waktu yang lama dan kita membiarkannya, itu menjadi sumber malapetaka yang mengarah ke hal-hal pemisahan paksa. Ia semakin hari semakin menjadi tembok pemisah di antara dua orang yang semula sangat ingin sekali menyamakan tujuan, pada akhirnya juga membuat kita menerima pahit kenyataan.

Terus mengejarmu membuatku takut jika kamu akan merasa menjadi orang yang sangat aku butuhkan. Sungguh, meskipun sekeras hati aku mempertahankan, itu bukanlah tolak ukur sebetapa hebat dirimu bagiku, hanya saja aku berusaha memiliki sesuatu yang pernah aku anggap sebagai satu-satunya. sebagai tempatku mencurahkan segala rasa

Oleh gendoon.
22 Jan 2018. Selangor, Malaysia.
Sebuah usaha melepaskan “ part 8 “

Kunjungi juga halaman facebook atau fanspage di kata-kata@gendon93

baper bersambung Cinta Kata kata melepaskan romantis ungkapan Usaha

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan