Hujan Dan sedih yang tak habis

235 views

Gendoon.com

Hujan dan sedih yang tak habis.

Hujan dikotaku sekarang jauh lebih sedih dari pada dulu yang kita kenal… hujan disini terasa berbeda setelah kau dan aku bukan lagi kita. Semua seakan jatuh begitu saja, jatuh meresap tanah dan terlalu sukar kita temukan lagi meski aku tak pernah ingin merelakan kau pergi…. seiring hujan turun, ribuan tetas menjadi alunan musik pembuat rindu pengirim sendu. Memang ini hanya hujan biasa, tetapi kenangan yang pernah kita habiskan selalu pulang menyisakan banyak luka. Sedih dan tawa seakan menjadi ingatan yang tak pernah ada habisnya…

 

 

Kalau boleh mengingat, aku ingin mengingat segala hal tentangmu, namun terasa pilu saat aku menyisakan ruang untukmu. Sekedar terbesit saja sudah luka, apa lagi jika harus berlama-lama dengan ingatan asmara.. alangkah anehnya kenangan ini, tidak ada bahagia yang pernah ada, tidak ada tawa yang pernah kita ciptakan bersama. Yang ada hanyalah sedih yang tak sudah untuk perasaan yang tak pernah bisa kita gubah. Sebab semua sudah terlanjur hilang, sebab semua sudah terlanjur sakit untuk di kenang. Itulah mengapa aku ingin sepenuhnya menjauhi itu, perasaan rindu yang sudah tidak sepantasnya. Sebab kamu sudah terlalu nyaman dipeluk olehnya..

 

FB_IMG_1526544963256

Hujan ini sebenarnya bukan apa-apa, hanya air, yang terkadang diselingi kilat, gemuruh langit. Namun, bagi orang-orang tertentu, hujan bukannya hanya tentang air, melainkan tentang sepotong kenangan, sepotong kata-kata akan kejadian-kejadian yang telah lama menghilang. Jauh sudah terkubur, jauh sudah mengalir. Barangkali hanya aku saja yang begini, air yang jatuh kuanggap sebagai kenangan yang pulang, kilat yang menyambar kuanggap sebagai amarah-amarah yang membuat perasaan kita pudar…awan yang gelap kuanggap sebagai sedih disudut mata hingga mengalir sungai dipipi tanpa terasa.

 

Ahhh,, ini hanya hujan biasa. Setelah hujan reda semoga ingatan ini bukan tentang siapa-siapa. Bukan tentang kamu, masa lalu kita, apa yang pernah kita alami, apa yang pernah kita habiskan di bumi. .namun, hanya sebagai penawar untuk bunga-bunga mawar yang gagal untuk mekar…atau lebih tepatnya sudah mekar, namun akhirnya layu sebab kamu dan aku tak pernah bisa menjaga cinta itu…

FB_IMG_1526545068259

Kamu pernah melihat, mendung yang bergumpal-gumpal hitam namun pada akhirnya air tak kunjung ditumpahkan, air itu tertahan. Sama seperti kita, saat dihantam ketidaksepakatan kau dan aku selalu berusaha untuk tenang, perdebatan-perdebatan sebab kita tidak sepemikiran, pernah kita selesaikan dengan cara-cara yang sederhana, cukup butuh kau atau aku yang menerima…

 

 

Seperti yang pernah aku katakan. Setelah hujan terkadang ada pelangi..setelah kita sama-sama merelakan untuk saling menjauhi, semoga kelak kita bisa ingat jalan kembali…kau yang datang padaku, atau aku yang datang menemuimu, itu sama saja. Sebab kita sama-sama butuh cinta. . Kita akan dikembalikan dengan perasaan saat kau dan aku tak mampu memendam keinginan . Semoga kelak apa yang pernah kita perjuangkan bukan hal yang sia-sia meski sekarang rindu-rindu hanya menjadi buta..

Oleh gendoon.

Hujan/gendoon.com

Hujan sedih Status FB

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan