Efek terlalu lelah bercinta

580 views

Sebuah ungkapan perihal cinta dan juga aneka remaja. Serta kata kata cinta

Efek terlalu lelah bercinta

gendoon.com

 

Efek terlalu lelah bercinta.

Sesekali aku ingat bagaimana rasanya saat kamu memutuskan untuk pergi, kamu berlalu begitu saja, tanpa pernah tahu betapa rapuh hatiku saat itu juga. Kamu berjalan dan hanya memandangku sebelah mata. Aku masih ingat hari itu, hari di mana tatapan matamu yang bukan milikku. Tatapan tajam seolah kau begitu sempurna untuk aku miliki, meski kamu tahu aku berteriak agar kau tak terus berlari, tapi kamu justru terus menjauh sebab tak peduli. Kamu tahu hari itu aku seperti apa? Kamu tahu bahwa aku tak punya alasan untuk tak meneteskan air mata?. Kamu tahu semuanya, tahu jika aku sangat terluka begitu hebatnya, kamu tahu rasanya kehilangan seseorang yang kamu punya. Seseorang itu adalah alasan untuk bertahan, alasan bagaimana aku harus memperjuangkan, seseorang itu alasanku di dalam setiap senyuman. Seseorang itu kamu, yang pernah kubanggakan di hari lalu. Tetapi, setelah semuanya kau ketahui, kamu tetap saja tak memberiku waktu untuk bertemu lagi, kamu berbuat seolah aku tak perlu mengejarmu lagi. Kamu tahu jika aku terus berusaha mengejarmu, berusaha agar kau tetap mencintaiku. tetapi, semua sia-sia. Pada akhirnya Aku sudah kehabisan cara, aku sudah kehabisan tenaga sampai aku tak lagi rindu buta. Inilah yang aku takutkan sedari awal kita berjumpa.

 

Ternyata aku sudah kelelahan untuk mempertahankanmu, aku mulai bosan dengan sikapmu, aku mulai terbiasa hidup tanpa kamu. Semua yang dulu pernah kita lakukan berdua, aku sudah bisa melakukan sendiri sebelum kita bertatap muka. Aku memulai hal-hal baru tanpamu, tanpa sedikit pun adanya perasaan rindu. Jika pun ada, dapat kubunuh dengan segera, aku bungkus di dalam hati yang terbalut luka. Di sini, aku tak melihatmu sebagai orang yang kucinta lagi, bukan seseorang yang dulu pernah kuperjuangkan sepenuh hati. Kamu hanya sesekali muncul dalam ingatanku, hanya terlintas saja, dan itu terasa biasa saja, tidak lebih sebagai kenangan pahit yang harus aku buang sepenuhnya. Inilah aku yang terlalu lelah dengan cinta, terlalu lelah menghadapi kamu yang terus tak menganggap kuada. Aku sudah kelelahan. Sudah letih dan sudah sangat kebosanan. Mungkin inilah efek dari seseorang yang dulu pernah mencintai begitu dalam, namun di paksa menelan kekecewaan. Pada saatnya juga akan kewalahan menghadapi hatinya sendiri, akan biasa saja ketika mengingat sesuatu yang pernah menusuk hati. Dan kamu memang bukan apa-apa lagi.

 

Jangan salahkan aku yang sekarang hanya karna aku telah melupakan, salahkan saja dirimu yang tidak bisa menghargai perasaan, salahkan saja hatimu yang pada akhirnya beralih dambaan, salahkan saja rasa cintamu yang habis di tengah perjalanan. Sungguh, ini semua kesalahan tunggal, hanya kamu yang pantas menerimanya, dan biarkan aku sendiri menikmati hasilnya. Hasil dari usaha melepaskanmu, biar aku yang membawanya pada hal-hal yang ingin kutuju. Kamu, tetaplah pada cinta yang kau pilih di hari lalu dengan mengacuhkanku. Aku akhirnya juga bahagia dengan jalan yang kamu pilih, aku rela mengalah pada orang lain yang Kau inginkan, meski dulu aku sempat kalut hidup dalam kesendirian. Tapi aku telah lebih bangkit sekarang, aku bukan lagi orang selalu mengerang kesakitan. Aku bebas sebab tak lagi mencintaimu, meski aku juga belum memiliki seorang yang baru. Inilah efek terlalu cinta namun di buang dengan paksa, bisa menikmati kesendirian yang ternyata bisa indah pada waktunya. Sendiri yang saat ini telah melanda, sendiri itu yang bukan lagi sebuah luka dan air mata.

Oleh gendoon.
5 FEB 2018. Selangor, Malaysia.
Dalam seri sebuah usaha melepaskan part 20

aneka remaja bahagia Kata kata Ungkapan hati

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan