Dibalik cinta dan Luka

516 views

Yang kamu sebut cinta, ternyata melukaiku. Percaya padaku, itu adalah kebohongan terbesar darimu untukku

Dibalik cinta dan luka

Luka karna cinta hal yang biasa

Kamu membuatku percaya bahwa cinta juga tumbuh dihatimu. Bahkan aku meyakinkan hati atas segala sikapmu. Kau melakukan banyak hal yang setiap saat selalu hidup Di ingatan. Seolah kamulah orang yang kucari selama ini, sebab denganmu aku menemukan banyak bahagia dalam hati. Yang kamu sebut cinta ternyata benar membuatku mati berkata-kata, aku tak bisa mengelak pada perasaan, bahwa sungguh benar aku mempunyai hal yang lebih dalam rasa sayang.

Kamu membuatku tak bisa memilih lagi, hilang sudah sebuah perasaan tak percaya. Aku sudah mempercayakan bahagiaku kepadamu saja. Aku telah percaya kau juga ingin bersama menua, denganku, dengan menjadi kita yang sama-sama terikat kata percaya.
Kamulah seorang yang membuatku percaya, bahwa kita adalah sepasang hati yang tak ingin saling mendua. Aku sudah merelakan kamu menjadi bagian hidupku, kulakukan itu sebab aku tulus mencintaimu. Aku hanya ingin denganmu menghabiskan banyak waktu. Banyak usia sudah kuletakkan untuk kamu jaga, banyak perasaan yang mencintaimu melebihi hal yang kupunya.

Mungkin ini sangat berlebihan, bahwa terlalu percaya pada seseorang ternyata sangat menyakitkan. Kamu menyebutnya cinta, tetapi itu adalah luka. Kau torehkan pada hatiku lalu pergi menghilang ditelan siang dan malam. Aku mencarimu, kucari cintamu dalam setiap sudut ingatanku. Disela-sela waktu yang begitu melambat, hal-hal yang selama ini selalu kutatap.
Semuanya hanyalah permainan belaka. Tidak ada cinta yang sebenarnya. Tidak ada rasa-rasa sayang paling dalam yang merupakan kebenaran dari setiap semangat yang kau katakan. Yang ada adalah sesak-sesak sebab kau dusta. Lebih buruk dari yang kukira. Karna kamu yang memberi perasaan, kini perasaan itu tak lagi ada dalam kepercayaan. Tidak mengapa kamu memberi luka. Mungkin saja aku yang salah terlalu percaya, aku bertaruh bahagiaku untuk cintamu. Hingga, membuatku tersadar bahwa di dalam perasaan cinta juga ada yang namanya luka. Percaya pun begitu, didalamnya ada kecewa.

Dibalik cinta dan luka

Yang kamu sebut cinta ternyata melukaiku

 

Perihal perasaan memang tak bisa dipaksakan, ia seringkali memilih dan memilah tempat yang nyaman. Dan, terkadang kehadirannya tak sesuai dengan apa yang direncanakan. Bagiku, mungkin kamu terpaksa membuatku nyaman dengan segala hal yang kau punya, mungkin saja itu adalah perasaan iba. Tetapi, kau tak seharusnya melukai seseorang dengan membungkus cinta menjadi rasa senang. Sebab, tidak semua orang merasa biasa saja saat patah ketika berasmara. Seperti aku misalnya, hanya menikmati kebohongan yang selama ini kamu simpan di balik rasa percayaku padamu. Kau letakkan segala hal yang kupertaruhkan untukmu. Bahkan mungkin kamu membuangnya jauh-jauh, ditempat yang bila kulihat membuat perasaanku runtuh. Kamu mungkin tidak akan mengerti bagaimana rasanya hal yang kusebut cinta ternyata melukai.

Namun aku percaya bahwa Hidup tak semata-mata membawaku pada hal-hal indah, hal yang panjang dan membahagiakan, kepercayaan yang di balas pembuktian. Cinta yang dibalas penuh rasa. Adakalanya aku akan melewati masa-masa suram yang menenggelamkan, hal yang merentangkan kesakitan, percaya yang mendapat balasan diabaikan. Dan, cinta yang menumbuhkan luka. Namun, bagiku itu tidaklah lebih tangguh dari semangatku untuk terus menumbuh, tidak lebih mengagumkan dari pada kegigihanku menjaga perasaan.

Oleh gendoon.
# Galau abadi # ungkapan tentang patah hati

Kebohongan terbesar Percaya padaku Ungkapan tentang patah hati

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan