Cara menutupi keburukan ( kata kata )

430 views

Menutupi keburukan.

Terkadang hal yang menjadi kelebihan kita justru terlihat buruk dalam pandangan orang lain.

Itu yang baik, apa lagi yang buruk? Pastinya sudah tahu. Ya, memang hal yang buruk selalu saja menjadi topik utama dalam pembicaraan orang lain, sering kali kita menjumpai bahwasanya satu keburukan saja sudah sangat cukup untuk menjatuhkan pamor seseorang, 1 keburukan bahkan mampu mengubur ratusan kebaikan. Banyak orang yang hanya melihat diri ini dari segi buruknya saja, tetapi mereka seakan menutup mata, telinga menjadi tuli saat diri berbuat kebaikan.

Kawan, akan tetap sampai kapan kita tetap mempertahankan sifat itu?

Kita memang mempunyai pribadi masing-masing, ada yang dengan mudahnya berbisik-bisik tentang Aib orang lain, ada pula yang hanya berdiam diri dan menganggap masa bodoh dengan apa yang telah orang lain lakukan, tanpa mencoba untuk menasehati atau sekedar memberi saran saja.

Dari kedua hal tersebut mana yang lebih buruk?

Tentu saja itu sama buruknya tetapi mempunyai persentase yang berbeda.
Hati-hati dengan orang yang dengan mudahnya mengajakmu menggosipkan keburukan orang lain, Nanti dilain waktu Pastilah dia akan membicarakan keburukanmu pada orang lain. Itu pasti. Karna mulutnya telah di beri alarm yang akan berbunyi di manapun tempatnya, tidak memperdulikan sebab akibat dari ucapannya. Mulut-mulut seperti itu sekali-kali patut diberi gamparan keras agar tidak memparkirkan keburukan orang lain di mana saja.

Tapi kawanku, Apa dengan pembalasan seperti itu mulut mereka akan lebih terjaga?

Coba fikirkan lalu renungkan baik-baik tindakan itu?
Benarkah?

Kemungkinan besar tidak sama sekali, mereka akan menjaga ucapan beberapa saat saja, berhari-hari hingga keadaan menjadi tenang kembali. Lalu akan kembali berceloteh bahkan dalam intensitas yang lebih sering dari biasanya di tambah dengan porsi yang lebih besar lagi. Pengertian gampangnya malah semakin menjadi-jadi.
Sobat, Jika mimpi adalah bunga tidur, lalu mulut ini?

Mulut juga menjadi bunga hidup, mulut mampu menusuk seseorang lebih sakit dari pada pisau, mulut mampu meracuni seseorang melalui ucapannya, mulut mampu membuat seseorang merasakan kematian secara perlahan, kematian mental. Mental akan down karna mendengar berita-berita miring yang tersebar melalui mulut ke mulut. Mulutmu harimau mu.
Namun jangan melupakan bahwa mulut juga mempunya sejuta bahkan lebih keindahan, keindahan dalam berkata-kata misal, dengan ucapannya mulut juga mampu memotivasi seseorang agar tergerak iman serta percaya dirinya.

Lalu jika dengan fisik saja tak mampu membungkam mulut seseorang harus dengan cara apa lagi?

Mendekati mereka secara agama mungkin menjadi salah satu pilihan terbaik. Karna dengan agama mereka akan lebih mengerti dan merasa takut akan hukuman bagi orang-orang bermulut tajam.

Agama selalu mengajarkan kebaikan dari segi apapun. Dari cara makan, cara bertamu hingga cara menjaga mulut dan cara-cara yang lainnya.
Keburukan memang selalu menjadi pembahasan yang menarik bukan?

Siapa yang tak pernah membicarakan keburukan orang lain? Siapa?

Lalu bagaimana dengan cara menutupi keburukan kita dari orang lain?
Membuat orang lain tak mengetahui tentang hal-hal yang menjadi sisi negatif pada diri?

Mencari jawaban yang tepat sangatlah sulit, karna bagaimanapun cara menutupinya, yang pasti akan tercium dan terdengar orang lain juga.
Yang harus kita lakukan adalah mencoba mendekati mereka, berbuatlah seolah-olah tak terjadi apa-apa, tunjukan tak ada penyesalan sedikitpun dari perbuatan kita( bukan termasuk perbuatan kriminal loh ini ) Senyumlah pada wajah-wajah itu.

Berdoa pada Allah SWT untuk menyadarkan hati para pengabdi mulut.
Nanti dengan sendirinya pasti mereka akan terkagum dengan pribadi anda yang seolah-olah tak tergoyahkan, tetap memiliki keimanan ditengah isu-isu yang berhembus dan masih banyak lagi hingga mereka akan mengganti topik pembicaraan yang semula bertemakan keburukan tentang anda berubah ke hal-hal yang lebih positif lagi.

oleh gendoon

Cara Gendoon Keburukan Kehidupan menghindar

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan