Aneh dilupakan namun justru bahagia

182 views

Kita pernah sama

 

Kamu melupakan aku

Sedih sebab di lupakan namun bahagia bisa lepas dari jeratan mantan

( sebuah usaha melepaskan part 17 )

Barangkali kamu sudah tak ingat lagi bahwa kita pernah bersama-sama dalam hal rencana, saling bertukar pendapat untuk sekedar menyelesaikan masalah yang ada. Kamu juga sering menghabiskan waktu dengan bercerita. Kamu menceritakan banyak hal padaku, bahkan perihal sesuatu yang tak sewajarnya kau ceritakan, namun kamu ungkapkan. Inilah kita yang dahulu, saling melengkapi meski pada hal-hal sederhana, saling memberi saran menyelesaikan semuanya. Jauh dari yang sekarang, kamu lebih senang berdiam diri seolah yang pernah kita lewati ini tidak mempunyai arti. Mungkin kamu sudah melupakan sepenuhnya perihal kita yang pernah saling mencintai, sedangkan aku masih teringat apa yang pernah terjadi.

 

Bahkan hal sekecil pun aku mengingatnya, masih berputar-putar dalam memori yang pernah menjadi kita. Mungkin ini juga salah satu bagaimana cinta bekerja, saat seseorang sudah terlalu jatuh menaruh perasaan, butuh waktu lama untuk benar-benar melupakan. Meski pada bagian ini mengingatnya juga mengingat banyak luka, banyak tumpukan kecewa, yang justru membuat hati mengumpat sejadi-jadinya. Sebab pada kenyataannya, mencintai seseorang juga berisiko membenci selamanya. Itu yang paling buruk.

 

Sekali lagi jangan lupakan bahwa kita pernah bersama. Kita saling memiliki dalam diri masing-masing, menjadi lengkap, menjadi dua orang yang saling mencintai dengan sangat. Bagaimana pun juga kenangan itu hal yang indah untuk di kenang, namun itu bukan tempat yang baik dalam setiap kepulangan. Rasanya begitu sakit dan mengecewakan, meski dulu kita juga pernah sama-sama saling mengecewakan. Mari saling mengingat, saling menggali memori yang pernah mengalirkan rasa hangat. Meresapinya supaya kita bisa mengambil manfaat, sebab kita juga harus belajar dari masa lalu, mengenang lalu menjadi penerang untuk langkah baru. Agar aku tak tersesat lagi, atau agar kamu bisa belajar tak melukai. Itu jika kamu ingin sekedar mengingatnya, jika kau tak ingin ya lupakan saja. Bunuh semua hal yang pernah menjadi kita, binasakan semua, jangan pernah lagi menunda-nunda. Supaya kamu bisa lepas sepenuhnya dari rasa berdosa. Puaskan hatimu menjelajahi hal baru dengan menghancurkan perasaan orang lain yang setia menunggu.

 

Mari, hiduplah sejenak denganku lagi, kita rasakan bagaimana indahnya sesuatu yang pernah kita nanti, yang kita jaga dengan sepenuh hati. Itu semua ingin aku tulis dalam ruang-ruang memori, atau aku bisa menuliskan di catatan hitamku, hitam yang pernah aku peluk penuh dengan rindu. Kita habiskan hari-hari dengan berdua, dengan segala kemewahan yang pernah kita rasakan saat senja. Rasakan semua itu, ingat lagi betapa hebatnya kamu yang dulu, bisa menghadirkan senyum dalam setiap nada bicaramu. Kembalilah, namun jangan tubuhmu yang datang, aku hanya ingin kenanganmu saja yang pulang. Menghampiri dan Aku sambut dengan senyuman, aku bawa lagi pada perasaan yang pelan-pelan membinasakan. Sebab nanti ketika aku sudah sadar sepenuhnya, sadar bahwa itu hanya mimpi untukmu, sadar bahwa kamu bukan pemilik dari segala rinduku. Kamu hanya orang asing sekarang, orang yang tak mau bersapa denganku ketika bertemu di jalan.

 

Lupakan jika kamu memang ingin lepas sepenuhnya, jangan mengulur waktu lagi, jangan hiraukan keinginanku untuk kembali. Ini hanya khayalanku untuk menyembuhkan hati. Aku hanya ingin menikmati sekali lagi sebelum semua tentangmu benar-benar hilang dan sepenuhnya aku lupakan. Sebab bagaimana pun juga aku tidak ingin hidup dengan kenanganmu, dengan perasaan kecewa yang kamu buat kecewa, dengan perasaan luka karna kau buat luka. Itulah mengapa sekarang kamu belum hilang semua. Terkadang masih ada, dan itu menghadirkan impian yang belum mampu terhapus sepenuhnya.
Selamat malam, semoga hanya aku saja yang kamu patahkan. Jangan ada orang lain lagi, jangan kamu cari hati jika untuk kau sakiti.

 

Oleh gendoon.

2 Feb 2018 Selangor, Malaysia.

Dalam seri sebuah usaha melepaskan part 17

curhatan anak rantau kenangan Lupakan mantan Malaysia Selangor

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan